Featured Post Today
print this page
Latest Post
Showing posts with label jantung. Show all posts
Showing posts with label jantung. Show all posts

5 Penyakit Jantung Bawaan dan Pencegahannya


Penyakit Jantung Bawaan atau PJB adalah kelainan jantung yang terjadi pada bayi sejak dalam kandungan. Janin dalam kandungan memiliki kompensasi yang baik terhadap kelainan ini, sehingga tanpa kontrol kehamilan yang baik seringkali PJB tidak terdiagnosa sebelum bayi dilahirkan. 

Setiap jenis PJB memiliki penanganan yang berbeda satu sama lain, bergantung pada klasifikasi (sianotik atau non sianotik), kelainan struktur, dan keparahan defek jantung. Dampak kematian dan morbiditas yang menganggu maka perlu memahami lebih jauh mengenai tanda-tanda penyakit ini, sehingga dapat melakukan deteksi dini terhadap penyakit jantung bawaan pada anak-anak. 

PJB adalah kelainan struktur dan fungsi jantung yang ditemukan sejak bayi dilahirkan. Kelainan ini terjadi pada saat janin berkembang dalam kandungan. PJB yang paling banyak ditemukan adalah kelainan pada septum bilik jantung atau dikenal dengan sebutan ventricular septal defect (VSD) dan diikuti oleh kelainan pada septum serambi jantung atau lebih dikenal dengan nama Atrial Septal Defect (ASD). 

Masyarakat awam sering melihat kedua kelainan jantung ini dikenal dengan sebutan jantung bocor. Jenis kelainan struktur lainnya dapat berupa patent ductus arteriosus, transposition of great arteries, dan kelaianan katup jantung. Seringkali PJB juga timbul dalam bentuk gabungan beberapa kelainan, seperti yang terjadi pada tetralogi fallot, yang mencakup 4 kelainan pada jantung. Di antara berbagai kelainan bawaan yang ada, PJB merupakan kelainan yang paling sering ditemukan. 

Prevalensi PJB di Indonesia sekitar 8-10 dari 1.000 kelahiran hidup, dengan sepertiga di antaranya bermanifestasi dalam kondisi kritis pada tahun pertama kehidupan dan 50% dari kegawatan pada bulan pertama kehidupan berakhir dengan kematian. Di Indonesia, dengan populasi 200 juta penduduk dan angka kelahiran hidup 2%, diperkirakan terdapat sekitar 30.000 penderita PJB. 

Penelitian di Amerika Serikat menyatakan bahwa setiap tahun sedikitnya 35.000 bayi menderita kelainan ini dan 90% di antaranya dapat meninggal bila di tahun pertama kehidupan bayi tidak dilakukan perawatan yang adekuat. Menurut Children Heart Foundation, pada setiap tahun sebanyak 1.000.000 bayi di seluruh dunia lahir dengan penyakit jantung bawaan. Sekitar 100.000 diantaranya tidak akan dapat melewati tahun pertama kehidupannya, dan ribuan bayi lainnya akan meninggal sebelum mencapai usia dewasa. Keadaan ini seringkali tidak disadari oleh masyarakat awam, sehingga angka kematian anak-anak yang disebabkan oleh penyakit jantung ini terus meningkat. 

Penyakit jantung bawaan adalah penyakit jantung yang dibawa sejak lahir, di mana kelainan pada struktur jantung atau fungsi sirkulasi jantung terjadi akibat gangguan atau kegagalan perkembangan struktur jantung pada fase awal perkembangan janin. Penyebab PJB sendiri sebagian besar tidak diketahui, namun beberapa kelainan genetik seperti sindroma Down dan infeksi Rubella (campak Jerman) pada trimester pertama kehamilan ibu berhubungan dengan kejadian PJB tertentu. 

Secara umum terdapat 2 kelompok besar PJB yaitu PJB sianotik dan PJB asianotik. PJB sianotik biasanya memiliki kelainan struktur jantung yang lebih kompleks dan hanya dapat ditangani dengan tindakan bedah. Sementara PJB asianotik umumnya memiliki lesi (kelainan) yang sederhana dan tunggal, namun tetap saja lebih dari 90% di antaranya memerlukan tindakan bedah jantung terbuka untuk pengobatannya. Pada PJB sianotik, bayi baru lahir terlihat biru oleh karena terjadi percampuran darah bersih dan darah kotor melalui kelainan pada struktur jantung. Pada kondisi ini jaringan tubuh bayi tidak mendapatkan cukup oksigen yang sangat berbahaya, sehingga harus ditangani secara cepat. Sebaliknya pada PJB non sianotik tidak ada gejala yang nyata sehingga seringkali tidak disadari dan tidak terdiagnosa baik oleh dokter maupun oleh orang tua. Gejala yang timbul awalnya berupa lelah menyusui atau menyusui sebentar-sebentar dan gejala selanjutnya berupa keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan.

Inilah 5 penyakit jantung bawaan pada anak

1.  VSD (Ventracular Septal Defect)/ Sekat Bilik Jantung Berlubang 

VSD adalah kelainan jantung berupa lubang pada sekat antarbilik jantung yang menyebabkan kebocoran aliran darah pada bilik kiri dan kanan jantung. Kebocoran ini membuat sebagian darah kaya oksigen kembali ke paru-paru sehingga menghalangi darah rendah oksigen memasuki paru-paru. Bila lubangnya kecil, VSD tidak memberikan masalah berarti. Bila besar, bayi dapat mengalami gagal jantung. VSD adalah kelainan jantung bawaan yang paling sering terjadi (30% kasus). Gejala utama dari kelainan ini adalah kesulitan menyusui dan gangguan pertumbuhan, nafas pendek dan mudah lelah. Bayi dengan VSD besar cepat tidur setelah kurang menyusui, bangun sebentar karena lapar, mencoba menyusu lagi tetapi cepat kelelahan, tertidur lagi, dan seterusnya.

2.  PDA (Persisten Duktus Arteriosus Persisten) 

Duktus arteriosus adalah pembuluh darah yang menghubungkan arteria pulmonalis dengan bagian aorta distal dari arteria subklavia, yang akan mengalami perubahan setelah bayi lahir, yaitu : "Normal postnatal patency" : Secara fungsional, duktus arteriosus masih terbuka karena hipoksia atau pada bayi kurang bulan, dan akan menutup sendiri bila keadaan yang mendasari telah membaik. "Delayed, non surgical closure" : Duktus arteriosus akan menutup baik fungsional maupun anatomis, tetapi hal ini terjadi lebih lambat walaupun keadaan-keadaan yang mendasari telah membaik. Penutupan ini terjadi karena secara normal menutup sendiri, atau secara abnormal yaitu karena infeksi atau trombosis pada duktus arteriosus tersebut. "Persistent patency of the ductus" (PDA) : Duktus arteriosus tetap terbuka secara anatomis sampai dewasa. Tindakan pembedahan dilakukan secara elektif (sebelum masuk sekolah). Tindakan pembedahan dilakukan lebih dini bila terjadi : Gangguan pertumbuhan, Infeksi saluran pernafasan bagian bawah berulang, Pembesaran jantung/payah jantung dan Endokarditis bakterial 6 bulan setelah sembuh

3. PS (Pulmonary Stenosis)/ Penyempitan Katup Paru 

PS adalah penyempitan katup paru yang berfungsi mengatur aliran darah rendah oksigen dari bilik kanan jantung ke paru-paru. Dengan penyempitan ini, bilik kanan harus bekerja keras memompa darah sehingga makin lama makin membesar (hipertrofi). PS terjadi pada 10% kasus. Banyak penderita yang baru terdiagnosis setelah dewasa. Bila demikian, dampaknya mungkin sudah sangat merusak berupa penyakit paru, risiko stroke tinggi dan usia harapan hidup yang rendah.

4.  ASD (Atrial Septal Defect) / Sekat Serambi Jantung Berlubang 

Atrial Septal Defect (ASD) adalah terdapatnya lubang di antara dua serambi jantung atau terdapat hubungan antara atrium kanan dengan atrium kiri yang tidak ditutup oleh katup. ASD adalah adanya lubang atau defek pada sekat yang memisahkan atrium kiri dan kanan. Lubang ini menimbulkan masalah yang sama dengan VSD, yaitu mengalirkan darah kaya oksigen kembali ke paru-paru. ASD terjadi pada 5-7% kasus dan lebih banyak terjadi pada bayi perempuan dibandingkan bayi laki-laki.

5.  TF (Tetralogi Fallot) 

TOF adalah komplikasi kelainan jantung bawaan yang khas, dan melibatkan empat kondisi: Sekat bilik jantung berlubang (VSD), penyempitan katup paru (PS), bilik kanan jantung membesar (hipertrofi) dan akar aorta tepat berada di atas lubang VSD. Pada penyakit ini yang memegang peranan penting adalah defek septum ventrikel dan stenosis pulmonalis, dengan syarat defek pada ventrikel paling sedikit sama besar dengan lubang aorta. Lubang VSD biasanya besar dan darah mengalir dari bilik kanan melalui lubang ini menuju bilik kiri. Hal ini terjadi karena adanya hambatan pada katup paru. Setelah masuk ke bilik kiri, darah yang rendah oksigen itu dipompa ke aorta dan mengalir ke seluruh tubuh. Itulah sebabnya bayi penderita TOF memiliki kulit yang membiru karena kekurangan oksigen.

Gejala

PJB seringkali ditemukan pada masa kanak-kanak. Akan tetapi, tidak semua kelainan jantung bawaan langsung menimbulkan gejala saat lahir. Beberapa kelainan jantung bawaan sulit untuk dideteksi pada masa kanak-kanak, sehingga kelainan tersebut baru dapat ditemukan saat remaja dan dewasa. Pada umumnya kelainan jantung bawaan yang berat dapat menimbulkan gejala dalam bererapa bulan pertama setelah lahir, sehingga seringkali dapat terdeteksi pada masa kanak-kanak. Akan tetapi kelainan jantung bawaan yang ringan seringkali tidak menimbulkan keluhan, sehingga seringkali pula tidak terdeteksi. Umumnya kelainan jantung bawaan ringan akan terdeteksi saat anak tersebut datang berobat ke dokter.

Penyakit jantung bawaan dapat dibagi menjadi dua.  Penyakit jantung bawaan biru dan penyakit jantung bawaan tanpa biru. Penyakit jantung bawaan biru lebih cepat menimbulkan gejala dan paling mudah dikenali. Gejala yang paling sering ditemukan adalah bayi menjadi biru saat menangis (bibir, kuku, dan lidah menjadi biru). Wajah bayi tampak pucat dan biru, ujung kaki dan tangan juga kuku terlihat kebiruan akibat kurangnya aliran darah. 

Biru dan sesak ini akan tampak lebih jelas bila bayi menangis atau mengedan saat buang air besar, secara umum fisik tampak lemas, lelah dan malas menyusu,bayi sering demam batuk pilek. Pada saat menghisap ASI, bayi sering berhenti dan nafas tersengal-sengal wajah kebiruan. Gejala-gejala lainnya antara lain, sulit bernapas, nafsu makan rendah, bayi sering tersedak atau terbatuk saat menyusu, berkeringat berlebih saat makan atau minum susu, pertumbuhan dan perkembangan terhambat, berat badan sulit meningkat atau cenderung menurun, terlambat berjalan, aktivitas anak berkurang, anak terlihat lemah, dan anak sering mengalami demam yang tidak diketahui penyebabnya.

Diagnosis

Penyakit jantung pada janin di dalam kandungan kebanyakan tidak menimbulkan gejala yang signifikan. Oleh karena itu PJB seringkali tidak terdiagnosa sampai bayi dilahirkan.

Penyakit kelainan jantung bawaan bisa di diagnosis sejak masa kehamilan yakni memasuki usia kehamilan 16 hingga 20 minggu dengan pemeriksaan USG kandungan. Semakin dini diagnose dapat di ketahui maka harapan untuk proses penyembuhan akan semakin besar.

Pada PJB sianotik, diagnosa dapat langsung dilakukan (bayi terlihat biru dan sesak) dan membutuhkan penanganan yang cepat.
Pada PJB non sianotik, pemeriksaan fisik pada bayi barus lahir memegang peranan yang terpenting. Apabila pada pemeriksaan fisik oleh dokter terdapat kecurigaan kelainan jantung, maka beberapa pemeriksaan tambahan harus dilakukan, antara lain ekokardiografi, elektrokardiografi (EKG), roentgen (X-Ray) dada, oksimetri, sampai kateterisasi atau angiografi. Namun dengan kemajuan teknik ekokardiografi, prosedur angiografi yang invasif cenderung berkurang.

Penyebab

Penyebab kelainan jantung bawaan sebagian besar (90%) tidak diketahui. Faktor lingkungan seperti: ibu merokok, minum obat di luar resep dokter, infeksi waktu hamil dikatakan memegang peranan 3%. Sisanya 7% karena turunan. Karena penyebabnya sebagian besar belum diketahui dan faktor turunan hanya 7%, kemungkinan untuk melahirkan anak dengan kelainan jantung bawaan relatif kecil. 

Kebanyakan ahli menduga timbulnya PJB pada bayi-bayi baru lahir disebabkan oleh gabungan beberapa faktor, diantaranya adalah infeksi virus TORCH pada saat kehamilan, penyakit gula pada saat kehamilan, kebiasaan merokok, konsumsi obat tertentu seperti asam retinoat untuk pengobatan jerawat, alkohol, dan faktor genetik atau keturunan.

Infeksi TORCH (toksoplasma, rubela, cytomegalovirus/CMV dan herpes simplex) adalah sekelompok infeksi yang dapat ditularkan dari wanita hamil kepada bayinya. Ibu hamil yang terinfeksi TORCH berisiko tinggi menularkan kepada janinnya yang bisa menyebabkan cacat bawaan atau PJB. Dugaan terhadap infeksi TORCH baru bisa dibuktikan dengan melakukan pemeriksaan darah atau skrining. Jika hasilnya positif, atau terdapat infeksi aktif, selanjutjnya disarankan pemeriksaan diagnostik berupa pengambilan sedikit cairan ketuban untuk diperiksa di laboratorium

Faktor keturunan dapat dilihat apabila saudara kandung atau orang tua dari bayi yang menderita PJB juga memiliki kelainan yang sama. Riset menunjukkan bahwa orang tua yang memiliki kelainan jantung lebih berisiko memiliki anak yang berkelainan jantung pula. Kelainan juga dapat disebabkan gangguan perkembangan jantung pada janin karena infeksi seperti rubella dan toksoplasma, obat-obatan, alkohol dan zat-zat beracun yang dikonsumsi ibunya.  Kelainan gen seperti sindrom Down dan Turner juga berkorelasi dengan kelainan jantung bawaan.

Pencegahan

-  Pemeriksaan antenatal atau pemeriksaan saat kehamilan yang rutin sangat diperlukan. Dengan kontrol kehamilan yang teratur, maka PJB dapat dihindari atau dikenali secara dini.

-  Kenali faktor risiko pada ibu hamil yaitu penyakit gula maka kadar gula darah harus dikontrol dalam batas normal selama masa kehamilan, usia ibu di atas 40 tahun, ada riwayat penyakit dalam keluarga seperti diabetes, kelainan genetik down sindrom , penyakit jantung dalam keluarga. Perlu waspada ibu hamil dengan faktor resiko meskipun kecil kemungkinannya.

-  Pemeriksaan antenatal juga dapat mendeteksi adanya PJB pada janin dengan ultrasonografi (USG). Pemeriksaan ini sangat tergantung dengan saat dilakukannya USG, beratnya kelainan jantung dan juga kemampuan dokter yang melakukan ultrasonografi. Umumnya, PJB dapat terdeteksi pada saat USG dilakukan pada paruh kedua kehamilan atau pada kehamilan lebih dari 20 minggu. Apabila terdapat kecurigaan adanya kelainan jantung pada janin, maka penting untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan dengan fetal ekokardiografi. Dengan pemeriksaan ini, gambaran jantung dapat dilihat dengan lebih teliti.

-  Pencegahan dapat dilakukan pula dengan menghindarkan ibu dari risiko terkena infeksi virus TORCH (Toksoplasma, Rubela, Sitomegalovirus dan Herpes). Skrining sebelum merencanakan kehamilan. Skrining ini yang juga dikenal dengan skrining TORCH adalah hal yang rutin dilakukan pada ibu-ibu hamil di negara maju, namun di Indonesia skrining ini jarang dilakukan oleh karena pertimbangan finansial. Lakukan imunisasi MMR untuk mencegah penyakit morbili (campak) dan rubella selama hamil.

-  Konsumsi obat-obatan tertentu saat kehamilan juga harus dihindari karena beberapa obat diketahui dapat membahayakan janin yang dikandungnya. Penggunaan obat dan antibiotika bisa mengakibatkan efek samping yang potensial bagi ibu maupun janinnya. Penggunaan obat dan antibiotika saat hamil seharusnya digunakan jika terdapat indikasi yang jelas. Prinsip utama pengobatan wanita hamil dengan penyakit adalah dengan memikirkan pengobatan apakah yang tepat jika wanita tersebut tidak dalam keadaan hamil. Biasanya terdapat berbagai macam pilihan, dan untuk alasan inilah prinsip yang kedua adalah mengevaluasi keamanan obat bagi ibu dan janinnya

-  Hindari paparan sinar X atau radiasi dari foto rontgen berulang pada masa kehamilan

-  Hindari paparan asap rokok baik aktif maupuin pasif dari suami atau anggota keluarga di sekitarnya.

-  Hindari polusi asap kendaraan dengan menggunakan masker pelindung agar tidak terhisap zat - zat racun dari karbon dioksida.

Source www.kompas.com
4 comments

Vaksin Flu Juga Melindungi Jantung


Vaksin Flu Juga Melindungi Jantung | Info Sehat Jantung

Penelitian terbaru menunjukkan vaksinasi flu juga dapat melindungi Anda dari serangan jantung. 

Studi terbaru yang dipresentasikan dalam Kongres Kardiovaskuler 2012 di Toronto menunjukkan, pasien yang mendapatkan vaksinasi influenza 50 persen lebih kecil risikonya mengalami serangan jantung, stroke, atau kematian akibat jantung dibanding mereka yang diberi suntikan plasebo (kosong).

Dr. Jacob Udell dari Women's College Hospital and the University of Toronto  menegaskan temuan ini didasarkan atas pemantauan terhadap 3.227 pasien yang setengah di antaranya divonis mengidap sakit jantung. Separuh dari ribuan pasien ini secara acak mendapatkan vaksinasi influenza.

Selain mengurangi risiko kardiovaskuler, penelitian juga menemukan mereka yang diberikan vaksinasi flu berisiko 40 persen lebih rendah mengalami kematian akibat beragam penyebab dibanding pasien yang disuntik plasebo.

Udell menerangkan, manfaat vaksin flu terkait penyakit jantung adalah adanya perlindungan terhadap pasien-pasien yang mengalami kesulitan bernafas saat mereka sakit disertai flu. Risiko kesulitan bernafas memang akan membuat risiko kematian lebih besar terutama ketika mengalami stroke atau serangan jantung.  Vaksinasi juga dapat mencegah peradangan yang menyebabkan pecahnya pembuluh arteri.

Para ilmuwan menekankan bahwa penemuan ini masih dalam tahap awal, sehingga perlu dilakukannya riset lebih lanjut untuk memastikan manfaat vaksin flu ini bagi penderita penyakit jantung.

4 comments

Yuk Kenali 12 Gelaja Fisik Penyakit Jantung


Kenali 12 Gelaja Fisik Penyakit Jantung | Klinik Herbal Jantung

Kebiasaan buruk yang sering kali tidak kita sadari, terutama pola makan sangat berpengaruh pada kesehatan jantung. Penyakit ini mungkin sudah menjadi penyakit metropolis. Selain pola makan yang salah, kebiasaan merokok, stress dan kurang olahraga juga disebut sebagai pemicunya. Sebelum penyakit jantung benar-benar hinggap dalam tubuh, kenali terlebih dahulu tanda-tanda kelemahan jantung.

1. Gangguan pada gigi

Tanda klasik lemah jantung adalah angina, rasa nyeri dada yang disebabkan oleh arteri yang menyempit. Kondisi ini membatasi aliran darah ke jantung dan suplai oksigen. 

Namun menurut Dr Klaus Witte, seorang ahli jantung di Leeds General Infirmary dan dosen di University of Leeds, angina juga dapat merembet pada bagian lain seperti leher, rahang, lengan, belikat, dan gigi. Saraf dari hati juga akan mengirimkan sinyal rasa sakit angina ke saraf yang lainnya. Salah satunya pada bagian rahang, yang diakui sebagai gejala serangan jantung. Gangguan pada rahang ini juga bisa mengakibatkan sakit pada telinga. 

2. Migren

Terutam apada wanita yang sering mengalami migren atau gangguan visual, setidaknya dua kali dalam sebulan, perlu waspada. Bisa jadi ini merupakan gejala pengembangan penyakit jantung. Demikian menurut studi yang diterbitkan American Academy of Neurology.

Menurut peneliti, ini terjadi karena penyimpangan sirkulasi yang menyebabkan sakit kepala parah yang merupakan gejala jantung. 

3. Kolesterol

Kadar kolesterol yang tinggi memang selalu dikaitkan dengan jantung. Cek bagian lengan atau pergelangan kaki Anda. Jika terdapat benjolan agak kuning, ini bisa menjadi tanda dari hypercolesterolemia familial (FH). "Beberapa orang kadang-kadang mengalami benjolan pada tendon, terutama tendon achilles tepat di atas tumit, atau kadang-kadang di bagian belakang tangan tepat di bawah buku-buku jari. Benjolan ini terdiri dari deposit kolesterol," papar Dr Lindsay seperti dikutip Daily Mail.  

4. Flu berkepanjangan

Flu yang tidak kunjung membaik dalam kurun waktu enam hari atau lebih juga memungkinkan gejala jantung, dimana jantung tidak dapat lagi memompa dengan efisien. Gejalan lainnya yang menyertai adalah rasa lelah, sesak napas, namun tidak merasakan nyeri sendi. 

Flu juga dihubungkan dengan  myocarditis, infeksi  yang menyebabkan peradangan dan kerusakan hati. 

5. Kuku biru

Cara mendeteksi kecukupan aliran oksigen dalam darah adalah dengan melihat bagian kuku dan bibir. Ini juga sering dilakukan dokter. Bagian kuku dan bibir yang berwarna biru menunjukkan rendahnya oksigen dalam darah yang tidak dapat dipompa ke seluruh tubuh. 

Meningkatnya kasus jantung di kalangan masyarakat banyak disebabkan oleh kebiasaan merokok dan juga stres yang tinggi. Penyakit ini pun tidak hanya milik kaum pria saja, tapi juga para wanita.

Terlebih pada wanita perokok, kondisi ini mampu membuat hormon estrogen dalam tubuh tidak stabil. Padahal, estrogen merupakan hormon yang berkhasiat sebagai 'penangkal' dari penyakit jantung. 

Pada pria, gejalan jantung pun dapat dilihat dari gangguan seksual yang cukup serius dan kebotakan rambut. Dr Klaus Witte, seorang ahli jantung di Leeds General Infirmary dan dosen di University of Leeds, pun memaparkan lebih jelas tentang gejala-gejala yang mengawali penyakit jantung. Seperti berikut:

6. Tidak fokus

Gangguan fokus juga dapat disebabkan oleh detak jantung yang terlalu lambat. "Ini membuat orang merasa tidak fokus. Penurunan tekanan darah yang membuat otak tidak cukup asupan darah, membuat kepala sering kali menjadi pusing," papar Witte. 

Saat denyut jantung yang diukur melalui nadi tidak normal, ini bisa menjadi indikasi jantung. Selain itu juga kepala yang terasa ringan saat saat berdiri, duduk, dan berbaring.  

7. Botak

Pada pria, gejala jantung juga dapat dilihat dari tingkat kerontokan rambut. Sebuah studi di Harvard juga menyebutkan bahwa pria dengan severe vertex baldnessn atau botak di kepala bagian atas juga menandai adanya masalah pada jantung. Mereka memiliki resiko sebanyak 36 persen pada peningkatan jantung. Sedangkan botak pada bagian depan beresiko 32 persen. 

8. Disfungsi ereksi

Disfungsi ereksi merupakan salah satu tanda awal penyakit pembuluh darah yang tidak boleh diabaikan. Terjadinya  disfungsi ereksi ini karena kurangnya suplai darah yang dibutuhkan untuk ereksi. 

"Masalah ereksi sebenarnya dapat dijadikan barometer yang sangat jelas tentang kesehatan jantung," kata Raj Persad, urolog di Bristol Royal Infirmary. Seorang pria berusia 40-an dengan disfungsi ereksi, memiliki risiko 50 kali lipat lebih besar terkena serangan jantung, dalam sepuluh tahun  ke depan.

9. Berkeringat

Gejala penyakit jantung bervariasi antara laki-laki dan perempuan, jelas Dr Ghada Mikhail, ahli jantung di Imperial College Healthcare NHS Trust dan BUPA Cromwell Hospital.

"Pria cenderung mengalami sesak di dada mereka. Hal ini juga mungkin terjadi pada wanita. Biasanya disertai dengan sesak napas, ketidaknyamanan pada rahang, bahu, nyeri perut atau punggung atas, berkeringat, muntah, atau kelelahan umum."

10. Nyeri 

Kram juga sangat mungkin menandakan adanya gangguan pembuluh darah perifer dan arteri. Terutama yang terjadi pada bagian betis, saat Anda berjalan. Rasa sakit ini akan hilang dengan sendirinya saat Anda beristirahat selama lima sampai sepuluh menit. 

11. Kerutan pada daun telinga

Salah satu deteksi kolesterol tinggi ada pada kerutan pad abagian cuping teling. Kadar kolesterol tinggi ini yang kemudian dikaitkan dengan masalah jantung. British Heart Journal juga melaporkan bahwa kasus kematian yang disebabkan oleh adanya gangguan kardiovaskular, banyak ditandai dengan lipatan pada telinga. 

12. Mendengkur

Mendengkur merupakan gejala umum dari sleep apnea, di mana pernapasan dapat berhenti selama beberapa detik pada suatu waktu, sebelum orang akan terbangun. 

Jenis yang paling umum adalah sleep apnea obstruktif, di mana jaringan akan menghalangi saluran udara pada tenggorokan. Gangguan tidur juga disebabkan karena otak tidak mengirimkan sinyal yang tepat untuk memberi tanda adanya gangguan pernapasan saat tidur.

2 comments

Stress di Kantor Tingkatkan Risiko Sakit Jantung


Informasi Jantung | Stress di Kantor Tingkatkan Risiko Sakit Jantung

Memiliki pekerjaan yang berat dan penuh tekanan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, demikian temuan para peneliti di Inggris.

Mereka menganalisa 13 riset di Eropa dengan responden 200.000 orang dan menemukan bahwa "tekanan pekerjaan" terkait dengan 23% risiko serangan jantung dan kematian dari penyakit jantung koroner.

Namun risiko itu masih lebih kecil dari efek merokok atau kurang latihan, seperti dilaporkan jurnal medis Lancet.

Yayasan Jantung Inggris mengatakan reaksi seseorang terhadap stress akibat pekerjaan adalah kunci.

Tekanan pekerjaan adalah salah satu tipe stress. Tim peneliti di University College London mengatakan bekerja di profesi apa pun dapat menyebabkan tekanan, tetapi hal itu lebih banyak ditemukan pada pekerja dengan tingkat keterampilan rendah.

Para dokter yang harus membuat banyak keputusan dalam pekerjaan mereka justru memiliki stress yang lebih rendah dibandingkan seorang buruh pabrik.

Selama ini riset menemukan sejumlah bukti yang saling berlawanan terhadap efek tekanan pekerjaan pada jantung.

Dalam studi ini, para peneliti menganalisis data gabungan dari 13 riset.

Profesor Mika Kivimaki dari University College London mengatakan, "Temuan kami mengindikasikan bahwa tekanan pekerjaan terkait dengan meningkatnya risiko mengalami penyakit jantung koroner seperti serangan jantung.

Namun ia juga mengatakan hal itu juga bisa dipengaruhi dengan pilihan gaya hidup yang buruk bagi kesehatan jantung.

"Kita tahu perokok dengan tekanan kerja cenderung untuk merokok lebih banyak, sedangkan orang yang aktif cenderung menjadi tidak aktif dan hal itu dapat memicu kegemukan.

"Jika seseorang stress di kantor, anda dapat mengurangi risiko serangan jantung dengan gaya hidup sehat."

Sedangkan Profesor Peter Weissberg, direktur medis di Yayasan Jantung Inggris mengatakan, "Kami tahu bahwa jika anda stress dengan pekerjaan anda, dan anda tidak bisa mengubah situasi itu, maka risiko anda untuk terkena serangan jantung akan meningkat."

"Meski pun stress di kantor tidak dapat dihindari, bagaimana anda menghadapinya sangat penting dan jika anda merokok, maka hal itu adalah berita buruk bagi jantung anda. Diet seimbang, latihan dan berhenti merokok akan membantu anda."

2 comments

Agar Jantung Anda Panjang Umur


Informasi Jantung | Agar Jantung "Panjang Umur"

Tak hanya kanker payudara, penyakit jantung mulai menghantui wanita. Fakta yang disinyalir Yayasan Jantung Indonesia, beberapa tahun belakangan jumlah penderita penyakit jantung pada wanita meningkat enam kali lipat dibandingkan penderita kanker payudara.

Menurut Agneta Akesson, PhD, MPH, dari Karolinska Institute, Swedia kebiasaan buruk yang Anda lakoni sehari-hari, ternyata bisa menjadi ‘cikal bakal’ serangan jantung. Sehingga, masalah ini bisa muncul lebih cepat ketimbang kisaran umum usia wanita mengalami serangan jantung, yaitu di atas 40 tahun. 

Saat ini, jumlah wanita merokok cenderung meningkat, dan tingkat stres yang dialami wanita pun semakin tinggi. Nah, kondisi tersebutlah, yang di antaranya mampu membuat hormon dalam tubuh tidak stabil, khususnya estrogen. Padahal, estrogen merupakan hormon yang berkhasiat sebagai ‘tameng’ dari berbagai penyakit, salah satunya penyakit jantung. 

Nah, jika satu atau lebih dari empat kasus di bawah ini adalah kebiasaan Anda, tampaknya Anda perlu mengubah gaya hidup sehari-hari. 

1.Kebiasaan merokok

Tingkat risiko: Amat tinggi

Banyak wanita perokok yang tidak mau mengubah kebiasaannya, karena takut gemuk. Padahal, kendati merokok biasanya diasosiasikan dengan gangguan paru-paru, sebenarnya sebagai perokok aktif, risiko kematian akibat penyakit jantung sama besarnya dengan penyakit paru-paru. 

Sejumlah kecil nikotin dalam rokok merupakan racun bagi tubuh. Nikotin yang terserap dalam setiap hisapan rokok memang tidak mematikan, tetapi tetap membahayakan jantung karena dapat mengakibatkan pengerasan pembuluh nadi serta serta mengacaukan irama jantung. 

Stop merokok sekarang juga! Jika Anda berhasil tidak merokok sama sekali dalam beberapa tahun, risiko terserang penyakit jantung bisa ‘merosot’ sehingga hampir setara dengan wanita bukan perokok.

2. Hobi makan junk food

Tingkat risiko: medium

Makanan kaya lemak yang masuk ke dalam tubuh dapat menyebabkan penumpukan zat-zat lemak (kolesterol, trigliserida) di bawah lapisan terdalam (endotelium) dari dinding pembuluh nadi bisa mengakibatkan penyumbatan dan penyempitan pembuluh arteri kororner (arteroklerosis).

Sedangkan, lemak jenuh yang banyak terdapat dalam makanan sejenis junk food juga mampu merangsang hati untuk memproduksi banyak kolesterol. Nah, kolesterol yang mengendap lama-kelamaan akan menghambat aliran darah dan oksigen sehingga menggangu metabolisme sel otot jantung.

Cobalah mengurangi kebiasaan buruk ini. Anda masih tetap bisa menikmati makanan kesukaan, kok. Asalkan porsinya dibatasi, dan seimbangkan dengan memperbanyak konsumsi buah-buahan dan sayuran. Selain itu, lakukan kontrol kadar kolesterol, mengingat kebiasaan ini cukup membahayakan kesehatan jantung. 

3. Sering stres

Tingkat risiko: rendah

Hati-hati, stres yang berlarut-larut membuat denyut jantung dan tekanan darah meningkat. Hal ini tentu membuat jantung bekerja lebih berat dan pada akhirnya akan meningkatkan risiko penyakit jantung. Tingkah laku yang serba terburu-buru, dan cepat marah juga memicu timbulnya penyakit tersebut.

Untuk itu luangkan waktu untuk bersantai dan berisirahat. Jika Anda merasa beban pekerjaan di rumah atau di kantor terasa berlebih, cobalah minta bantuan orang terdekat. 

4. Jarang berolahraga

Tingkat risiko: di atas medium

Wanita yang tidak aktif bergerak mempunyai risiko 2-3 kali lebih besar menderita serangan jantung. Sayangnya, tidak ada waktu luang dan keterbatasan fasilitas, seringkali menjadi alasan klise banyak wanita enggan berolahraga. Padahal, Anda masih bisa mencuri-curi waktu olahraga di sela-sela kesibukan, kok. 

Padahal, selain mengurangi berat badan, olahraga teratur dapat memperkuat otot jantung dan memperbaiki sistem peredaran darah. Jadi, lakukan latihan bersifat aerobik, seperti berjalan kaki, jogging.



2 comments

Mengenal Gagal Jantung Kronis dan Akut

Mengenal Gagal Jantung Kronis dan Akut. Kerap kali seorang dokter menyebutkan istilah kronis dan akut. Misalnya, dalam menjelaskan penyakit heart failure atau gagal jantung, dokter mengklaim bahwa seseorang menderita gagal jantung kronis.

Di kesempatan lain, dokter tersebut menyebutkan bahwa seorang pasien mengalami gagal Herbal jantung akut. Apakah gagal jantung akut dan kronis sama? Jika sama mengapa penyebutannya dibedakan? Jika berbeda, dalam hal apa saja perbedaan gagal jantung kronis dan akut itu terletak?

Di samping itu, gagal jantung sering disalahartikan sebagai serangan  jantung . Gagal jantung adalah istilah untuk menggambarkan kondisi ketika jantung tidak mampu lagi memompa darah akibat matinya otot jantung atau miokard infark.

Ketika tidak mampu memompa, otomatis seluruh tubuh akan kekurangan darah dan oksigen. Sedangkan serangan jantung adalah keadaan dimana pembuluh darah tersumbat akibat adanya pelapisan dinding arteri oleh lemak dan kolesterol sehingga darah tidak dapat mengalir. Meskipun berbeda, gagal jantung dan serangan jantung memiliki efek mematikan.

Gagal jantung kronis adalah kondisi dimana jantung tidak mampu memompa darah dan kondisi tersebut telah diketahui dan diderita sejak lama namun telah mencapai tingkat yang parah.

Penderita gagal jantung kronis sering mengalami kelelahan dan sesak. Tergantung dari tingkat keparahannya, penderita gagal  jantung  kronis juga memiliki kelelahan yang amat sangat, ketidakmampuan bernafas saat berbaring, dan adanya penahanan cairan di dalam jantung. Jika ada penahanan cairan, maka Anda bisa mendengar suara seperti aliran cairan yang tersumbat menggunakan stetoskop.

Biasanya, penderita gagal jantung melakukan pemeriksaan medis secara rutin untuk mendapatkan perawatan agar gejalanya berkurang dan harapan hidup serta tingkat kesembuhan bertambah tinggi. Jika seseorang menderita gagal jantung kronis dan tidak dapat ditanggulangi dengan obat-obatan dan perawatan lainnya, maka operasi adalah jalan lain untuk mengembalikan fungsi jantung. Operasi-operasi yang mungkin dilakukan adalah bypass dan transplantasi jantung.

Berbeda halnya dengan gagal jantung kronis, gagal jantung akut adalah keadaan dimana jantung tak mampu lagi memompa darah ditandai dengan sesak nafas yang datang tiba-tiba tanpa si penderita pernah tahu dirinya mengidap kematian otot jantung.

Sebenarnya penderita gagal jantung akut telah merasakan gejala gagal jantung seperti sesak nafas saat berbaring dan kelelahan namun penderita tersebut terlambat/menunda untuk mendapat penanganan. Ketika keadaan otot jantung telah parah dan tidak mendapat perawatan, penderita yang sedang berbaring atau istirahat tiba-tiba bisa merasakan sesak nafas yang kemudian menjadi ketidakmampuan bernafas yang amat parah, nafas pendek ketika istirahat, dan lemas.

Pada penderita gagal jantung akut, penanganan medis yang dilakukan adalah pemberian oksigen dan nitrat untuk menormalkan pernapasan. Untuk perawatan selanjutnya, penderita gagal jantung akut diberikan terapi inotropik dan diuretik.

Jika salah satu orang yang Anda cintai terkadang menderita sesak nafas saat berbaring atau memiliki penyakit jantung koroner, lebih baik segera lakukan pemeriksaan medis untuk mendapatkan hasil yang akurat. Gagal jantung akut biasanya berakhir pada kematian karena kematian otot yang telah parah tidak mendapat perawatan yang mumpuni sebelumnya.

0 comments

Fakta Tentang Jantung Beserta Tipsnya

Fakta Tentang Jantung Beserta Tipsnya. Anda dapat selalu merasakan jantung anda berdetak setiap saat tangan diletakkan ke dada. Namun, apakah anda pernah berpikir tentang apa yang sebenarnya terjadi di dalam sana? Berikut adalah beberapa fakta menarik mengenai jantung manusia:
  • Fungsi Jantung

Setiap hari jantung Anda berdetak kurang lebih sebanyak 100,000 kali dan mengirimkan aliran darah sebanyak 2,000 galon ke seluruh bagian tubuh manusia. Jantung mempunyai tugas untuk memastikan darah mengalir dan memberi asupan nutrisi ke seluruh pembuluh darah dan jaringan pada tubuh sepanjang 96,560 km. Jika ada kerusakan pada jantung maka otomatis jantung jadi terforsir untuk bekerja lebih keras agar seluruh bagian tubuh tetap ternutrisi dengan baik.
Jadi bagaimana caranya agar Jantung Anda tetap sehat? Menjaga agar tubuh tetap sehat akan sangat membantu jantung bekerja lebih efisien. Dengan kata lain, makanlah makanan yang sehat, bergizi seimbang, dan jangan lupa untuk rutin berolah-raga.
  • Gejala serangan jantung pada pria dan wanita

Ukuran jantung pria dan wanita berbeda. Berat jantung pada pria kira-kira sekitar 283,5 gram sedangkan wanita berat jantungnya kira-kira sekitar 226,8 gram.
Tanda-tanda gejala serangan  Jantung  pada wanita jauh lebih tidak terlihat. Pada saat wanita terkena serangan jantung, biasanya gejalanya hanya mual, tidak nafsu makan, dan sakit pada pundak – bukan sakit pada dada.
Penyakit jantung adalah penyebab kematian paling besar, baik untuk wanita maupun pria. Cobalah untuk hidup sehat dengan tidak merokok, rutin memeriksakan tekanan darah dan kolestrol pada waktunya.

Tips dan Trik Agar Jantung Tetap Sehat
  • Tertawa = obat Jantung yang baik. Para pakar kesehatan telah membuktikan bahwa tertawa adalah merupakan obat jantung yang baik. Tertawa lepas dapat mengirimkan tambahan darah sekitar 20% ke seluruh tubuh.Pada saat Anda tertawa, dinding-dinding pembuluh darah akan merenggang dan menjadi relaks. Jadi, milikilah kualitas tertawa yang baik maka  Jantung  Anda akan sangat berterima kasih.
  • Stress dan hari Senin pagi. Pagi hari merupakan waktu yang paling rentan terhadap serangan jantung. Hal ini terjadi karena hormon stres yang disebut cortisol sangat tinggi di pagi hari. Apalagi jika ditambah dengan kondisi tekanan darah serta denyut jantung yang meningkat karena harus kembali bekerja setelah berakhir pekan, hal ini merupakan salah satu pemicu serangan jantung di Senin pagi.Untuk itu, Anda harus bisa menurunkan tingkat stres Anda sendiri semaksimal mungkin. Misalnya dengan melakukan aktifitas yoga, meditasi, olah-raga, tertawa (seperti tips no. 3), atau meluangkan lebih banyak waktu dengan keluarga dan melakukan hal apapun yang dapat menyenangkan Anda.
  • Sex pun dapat membantu jantung Anda. Para pria yang kehidupan seks-nya aktif dapat mengurangi hingga separuh dari resiko kematian akibat serangan jantung. Menurut studi yang dilakukan di Inggris, pria-pria yang melakukan hubungan seksual secara rutin sebanyak tiga hingga empat kali seminggu dapat mengurangi resiko serangan  Jantung . Walaupun masih belum ada studi mengenai hubungan jantung dengan kehidupan seksual pada wanita, namun satu hal yang pasti adalah bahwa kegiatan seksual merupakan penghilang stres terbaik. Kegiatan ini juga bisa dijadikan pilihan olah raga Anda – karena per setengah jam beraktifitas seksual, dapat membakar sekitar 85 kalori.. Jika tiba-tiba Anda bermasalah dengan kehidupan seksual, itu bisa menjadi peringatan terhadap kondisi jantung Anda. Sebagai contoh, beberapa peneliti mengatakan bahwa disfungsi ereksi dapat diindikasikan sebagai peringatan awal terhadap serangan jantung, lebih kurang sekitar 5 tahun sebelumnya.
1 comments

APA ITU SERANGAN JANTUNG?

APA ITU SERANGAN JANTUNG?

Jantung

Penyakit jantung merupakan penyebab kematian nomor satu pada orang Amerika dewasa. Setiap tahunnya, di Amerika Serikat. 1,5 juta orang mengalami serangan jantung.478000 orang meninggal karena penyakit jantung koroner.407000 orang mengalami operasi peralihan.300000 orang menjalani angioplasti.

Penyakit  jantung , stroke, dan penyakit periferal arterial merupakan penyakit yang mematikan. Di seluruh dunia, jumlah penderita penyakit ini terus bertambah. Ketiga kategori penyakit ini tidak lepas dari gaya hidup yang kurang sehat yang banyak dilakukan seiring dengan berubahnya pola hidup.
Faktor-faktor pemicu serangan jantung ialah Merokok, mengonsumsi makanan berkolestrol tinggi, kurang gerak, malas berolahraga, stres, dan kurang istirahat.

Pengenalan Jantung
Jantung adalah organ berupa otot, berbentuk kerucut, berongga dan dengan basisnya di atas dan puncaknya di bawah. Apex-nya (puncak) miring ke sebelah kiri. Berat jantung kira-kira 300 gram. Agar  jantung  berfungsi sebagai pemompa yang efisien, otot-otot jantung, rongga atas dan rongga bawah harus berkontraksi secara bergantian. Laju denyut-denyut jantung atau kerja pompa ini dikendalikan secara alami oleh suatu “pengatur irama”. Ini terdiri dari sekelompok secara khusus, disebut nodus sinotrialis, yang terletak didalam dinding serambi kanan. Sebuah impuls listrik yang ditransmisikan dari nodus sinotrialis ke kedua serambi membuat keduanya berkontraksi secara serentak. Arus listrik ini selanjutnya di teruskan ke dinding-dinding bilik, yang pada gilirannya membuat bilik-bilik berkontraksi secara serentak.
Periode kontraksi ini disebut systole. Selanjutnya periode ini diikuti dengan sebuah periode relaksasi pendek – kira-kira 0,4 detik – yang disebut diastole, sebelum impuls berikutnya datang. Nodus sinotrialus menghasilkan antara 60 hingga 72 impuls seperti ini setiap menit ketika  jantung  sedang santai. Produksi impuls-impuls ini juga dikendalikan oleh suatu bagian sistem syaraf yang disebut sistem syaraf otonom, yang bekerja diluar keinginan kita. Sistem listrik built-in inilah yang menghasilkan kontraksi-kontraksi otot jantung beirama yang disebut denyut jantung.

Faktor-faktor Risiko Penyakit Jantung Koroner

Memasuki usia 45 tahun bagi pria.Sangat penting bagi kaum pria untuk menyadari kerentanan mereka dan mengambil tindakan positif untuk mencegah datangnya penyakit jantung.
Bagi wanita, memasuki usia 55 tahun atau mengalami menopause dini (sebagai akibat operasi). Wanita mulai menyusul pria dalam hal resiko penyakit jantung setelah mengalami menopause.
Riwayat penyakit jantung dalam keluarga.Riwayat serangan jantung didalam keluarga sering merupakan akibat dari profil kolesterol yang tidak normal.
Diabetes.Kebanyakan penderita diabetes meninggal bukanlah karena meningkatnya level gula darah, namun karena kondisi komplikasi jantung mereka.
Merokok.Resiko penyakit jantung dari merokok setara dengan 100 pon kelebihan berat badan – jadi tidak mungkin menyamakan keduanya.
Tekanan darah tinggi (hipertensi).
Kegemukan (obesitas).Obesitas tengah (perut buncit) adalah bentuk dari kegemukan. Walaupun semua orang gemuk cenderung memiliki resiko penyakit jantung, orang dengan obesitas tengah lebih-lebih lagi.
Gaya hidup buruk.Gaya hidup yang buruk merupakan salah satu akar penyebab penyakit jantung – dan menggantinya dengan kegiatan fisik merupakan salah satu langkah paling radikal yang dapat diambil.
Stress.Banyak penelitian yang sudah menunjukkan bahwa, bila menghadapi situasi yang tegang, dapat terjadi arithmias jantung yang membahayakan jiwa.

Serangan Jantung

Serangan  jantung  adalah suatu kondisi ketika kerusakan dialami oleh bagian otot jantung (myocardium) akibat mendadak sangat berkurangnya pasokan darah ke situ. Berkurangnya pasokan darah ke jantung secara tiba-tiba dapat terjadi ketika salah satu nadi koroner ter blokade selama beberapa saat, entah akibat spasme – mengencangnya nadi koroner – atau akibar pergumpalan darah – thrombus. Bagian otot jantung yang biasanya di pasok oleh nadi yang terblokade berhenti berfungsi dengan baik segera setelah splasme reda dengan sendirinya, gejala-gejala hilang secara menyeluruh dan otot jantung berfungsi secara betul-betul normal lagi. Ini sering disebut crescendo angina atau coronary insufficiency. Sebaliknya, apabila pasokan darah ke jantung terhenti sama sekali, sel-sel yang bersangkutan mengalami perubahan yang permanen hanya dalam beberapa jam saja dan bagian otot jantung termaksud mengalami penurunan mutu atau rusak secara permanen. Otot yang mati ini disebut infark.

Gejala Serangan Jantung

Gejala-gejala ini untuk setiap orang bisa berbeda. Sebuah serangan jantung mungkin dimulai dengan rasa sakit yang tidak jelas, rasa tidak nyaman yang samar, atau rasa sesak dibagian tengah dada. Kadang, sebuah serangan jantung hanya menimbulkan rasa tidak nyaman yang ringan sekali sehingga sering disalahartikan sebagai gangguan pencernaan, atau bahkan lepas dari perhatian sama sekali. Dalam hal ini, satu-satunya cara yang memungkinkan terdeteksinya sebuah serangan jantung adalah ketika harus menjalani pemeriksaan ECG untuk alasan lain yang mungkin tidak berkaitan. Dipihak lain, serangan jantung mungkin menghadirkan rasa nyeri paling buruk yang pernah dialami – rasa sesak yang luar biasa atau rasa terjepit pada dada, tenggorokan atau perut. Bisa juga mengucurkan keringat panas atau dingin, kaki terasa sakit sekali dan rasa ketakutan bahwa ajal sudah mendekat. Juga mungkin merasa lebih nyaman bila duduk dibanding bila berbaring dan mungkin nafas begitu sesak sehingga tidak bisa santai. Rasa mual dan pusing bahkan sampai muntah, bahkan yang lebih para yaitu ketika sampai kolaps dan pingsan.

Ada beberapa gejala yang lebih spesifik, antara lain:

  1. Nyeri. Jika otot tidak mendapatkan cukup darah (suatu keadaan yang disebut iskemi), maka oksigen yang tidak memadai dan hasil metabolisme yang berlebihan menyebabkan kram atau kejang. Angina merupakan perasaan sesak di dada atau perasaan dada diremas-remas, yang timbul jika otot jantung tidak mendapatkan darah yang cukup. Jenis dan beratnya nyeri atau ketidaknyamanan ini bervariasi pada setiap orang. Beberapa orang yang mengalami kekurangan aliran darah bisa tidak merasakan nyeri sama sekali (suatu keadaan yang disebut silent ischemia).
  2. Sesak nafas merupakan gejala yang biasa ditemukan pada gagal jantung. Sesak merupakan akibat dari masuknya cairan ke dalam rongga udara di paru-paru (kongesti pulmoner atau edema pulmoner).
  3. Kelelahan atau kepenatan. Jika jantung tidak efektif memompa, maka aliran darah ke otot selama melakukan aktivitas akan berkurang, menyebabkan penderita merasa lemah dan lelah. Gejala ini seringkali bersifat ringan. Untuk mengatasinya, penderita biasanya mengurangi aktivitasnya secara bertahap atau mengira gejala ini sebagai bagian dari penuaan.
  4. Palpitasi (jantung berdebar-debar)Pusing & pingsan. Penurunan aliran darah karena denyut atau irama jantung yang abnormal atau karena kemampuan memompa yang buruk, bisa menyebabkan pusing dan pingsan.

Tanda-tanda Peringatan Dini

Bagaimanapun, salah sekali pendapat bahwa sebuah serangan jantung datang seperti petir di siang bolong. Serangan jantung adalah puncak bencana dari sebuah proses kerusakan yang berlangsung lama, yang sering melibatkan kejutan-kejutan emosional, kekacauan fisiologis dan kelelahan mental. Tanda-tanda peringatan dini begitu subyektif dan begitu tersamar, sehingga bahkan dokter yang terlatih untuk mengukur segala sesuatu secara obyektif masih bisa mengabaikannya.
DiagnosisBerdasarkan gejala-gejala yang dirasakan, seorang dokter dapat membuat perkiraan yang nalar tentang apakah gejala-gejala itu mengisyaratkan serangan jantung atau tidak. Kecurigaannya mungkin diperkuat oleh penampilan si penderita, tingkat tekanan darah dan bunyi detak jantung. Dokter mungkin akan mengirimnya ke pemeriksaan ECG dan uji darah, tetapi bila masih merasakan nyeri, dokter barangkali akan memberi suntikan penghilangrasa nyeri sebelum pemeriksaan itu. Ini karena nyeri yang menakutkan dapat membawa ke jurang yang lebih dalam, yang bisa menyebabkan gejala jantung. Nyeri itu juga dapat menimbulkan dampak psikologis jangka panjang. ECG pertama mungkin tidak menunjukkan tanda-tanda serangan jantung dan mungkin pemeriksaan itu harus diulang. Kadang-kadang uji yang kedua pun masih tidak menunjukkan perubahan, dan selama hal ini, diagnosis akan bergantung pada pemeriksaan darah. Jantung, seperti semua sel tubuh lain, mengandung bahan-bahan kimia khusus yang disebut enzim. Ketika sel-sel jantung mengalami kerusakan, enzim-enzim yang dilepaskan beredar bersama aliran darah. Setelah sebuah serangan jantung, kadar sebagian enzim ini langsung naik, tetapi selanjutnya enzim-enzim tersebut lekas mengurai dan karena itu tidak terdeteksi lagi setelah sehari atau dua hari; ada enzim yang baru dilepaskan beberapa jam atau bebera hari kemudian tetap tinggal dalam darah selama beberapa hari atau bahkan beberapa minggu.

10 anggapan salah tentang penyakit jantung
  • Penyakit jantung hanya terjadi pada orang gemuk saja
  • Penyakit jantung tidak bisa pada anak atau orang
  • Wanita terbebas dari penyakit jantung
  • Penyakit jantung hanya satu macam
  • Jantungnya sehat, tak mungkin bisa sakit jantung
  • Tidak ada hubungan dengan serangan stroke
  • Penyakit jantung merupakan penyakit keturunan
  • Penyakit jantung tidak dapat dicegah
  • Terkena penyakit jantung sebab sering dikagetkan
  • Penyakit jantung muncul sebab sering mengonsumsi menu jantung pisang.

Pustaka
Gowan Mary & Castolli William, Menjaga Kebugaran Jantung, tr.by: Patuan Raja; Sugeng Hariyanto & Sukon, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta, 2001.Patel Chandra, Panduan Praktis Mencegah & Mengobati Penyakit Jantung, tr.by: Alextri Aantjono Widodo, PT Gramedia, Jakarta, 1998.Pearce Evelyn, Anatomi & Fisiologi Untuk Paramedis, tr.by: Sri Yuliani Handoyo, PT Gramedia, Jakarta, 2002.

1 comments

Selain Kurangi Lemak, Ini Resep Jantung Sehat


Jaga Jantung Anda 
JANTUNG merupakan organ vital dan denyutnya memberikan kehidupan pada tubuh kita. Perhatikan hal-hal berikut untuk menjaganya tetap pada kondisi prima.

Perubahan zaman dan lingkungan membuat gaya hidup juga berubah. Asap rokok, minuman beralkohol, dan polusi menimbulkan banyak penyakit mematikan, termasuk penyakit jantung. Anda perlu memperhatikan hal berikut ini untuk menjaga kesehatan jantung Anda, seperti dilansir Healthline.

Berhenti merokok
Orang-orang masih perlu diingatkan ini? Kebiasaan buruk merupakan salah satu faktor risiko utama untuk penyakit jantung. Rokok membuat Anda kecanduan nikotin. Mungkin akan sulit untuk memulai hidup sehat tanpa rokok, tapi jika tidak pernah mencobanya, Anda tidak pernah tahu hasilnya seperti apa.

Makan cokelat
Cokelat hitam (dark chocholate) kaya akan rasa dan manfaat. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di American Journal of Clinical Nutrition, cokelat hitam dapat membantu mencegah penyakit jantung karena mengandung flavonoid. Penelitian awal juga menunjukkan bahwa cokelat yang positif dapat memengaruhi pembekuan darah.

Kurangi garam
Penelitian menunjukan jika kita mengurangi konsumsi garam dalam makanan, maka secara signifikan akan mengurangi jumlah kasus baru penyakit jantung koroner. Sebagian besar asupan garam yang tinggi kita berasal dari makanan olahan dan restoran siap saji.

Kacang
Almond, walnut, pecans, dan kacang-kacangan pohon lain memberikan manfaat untuk menurunkan risiko penyakit jantung dan jantung koroner. Studi menunjukkan bahwa mengganti lemak jenuh dengan lemak dari kacang sebenarnya membantu mengurangi kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh.

Lemak
Kurangi asupan lemak Anda tidak lebih dari 30% dari kalori harian Anda akan membantu mengurangi risiko penyakit jantung. Jika Anda tidak membaca label atau menghitung kalori, berpikir dua kali sebelum Anda menikmati makan berikutnya.

Check up
Tidak ada salahnya untuk pergi ke klinik atau rumah sakit terdekat untuk mengecek kesehatan Anda. Menjaga tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan trigliserida penting untuk kesehatan jantung. 

SourCe
1 comments

10 Makanan Sehat Bagi Jantung

Makan buah kenari tiap hari adalah resep ampuh, demikian diungkapkan Tuvana Bain, MD dalam sebuah koferensi medis. Beberapa genggam kenari ditengarai memiliki pengaruh untuk menurukan kadar endothelin, senyawa alami yang menyebabkan inflamasi atau reaksi imun pada pembuluh arteri yang turut berperan pada serangan jantung.

Lalu makanan apa yang sehat untuk jantung  kita? Berikut beberapa jenis makanan yang layak direkomendasikan:
  • Asparagus. Kaya akan saponin, sebuah senyawa fito-kimia yang menghambat pertumbuhan kanker, sebagai antioksidan, mempunyai sifat menghambat pertumbuhan mikroba, menurunkan kolesterol darah, menurunkan kadar glukosa darah, bersifat antibiotik, dan menimbulkan efek peningkatan kekebalan. Satu penyajian asparagus memang tidak memberi saponin cukup, tetapi dengan kombinasi makanan kaya saponin lain seperti kinoa (quinoa) yaitu semacam sereal yang merupakan makanan pokok masyarakat Indian, maka akan diperoleh saponin yang cukup untuk tubuh. Asparagus juga mengandung nutrisi anti inflamasi seperti folat, vitamin C dan D.
  • Coklat. Sebuah analisa dari Universitas Scranton Pennsylvania memperlihatkan bahwa mengkonsumsi coklat murni sebanyak 170 gram sehari, akan mampu menangkal terjadinya aterosklerosis, menurunkan kadar LDL (biasa disebut kolesterol jahat) dan trigliserida, meningkatkan HDL. Dilaporkan pula bahwa kakao mengandung antiseptik fenol, senyawa anti inflamasi yang membuat lemak teroksidasi dalam aliran darah sehingga menyumbat pembuluh darah.
  • Teh hijau. Teh hijau memiliki kadar kafein lebih rendah dibanding teh hitam atau teh olong dan sangat mudah dalam menyajikannya. Meski begitu, ketiga teh di atas mengandung antioksidan seperti vitamin A, C dan E dan flavonoid (senyawa organik yang mampu melarutkan karsinogen dan melawan sel kanker).
  • Ikan Haring. Sering diidentikkan dengan ikan salmon, tapi memiliki kandungan asam omega 3 yang lebih tinggi yang mampu menurunkan kadar trigliserida dan menurunkan resiko pertumbuhan aterosklerotis (proses penipisan dan pengerasan dinding pembuluh darah karena tumpukan lemak) dan menurunkan resiko aritmia (detak jantung yang tidak normal) yang dapat menyebabkan serangan jantung mendadak. Penyajian 85 gram ikan haring segar akan memberi kurang lebih 2 gram omega 3.
  • Oatmeal. Serat larut dalam oatmeal ini mampu menurukan kadar LDL dan mengeluarkannya dari dalam tubuh. Oat ini juga merupakan sumber protein, kalsium, besi, magnesium, seng, thiamin, folacin dan vitamin E dibanding makanan biji jenis lain.
  • Jeruk. Penelitian di Universitas Hebrew Yerusalem menunjukkan bahwa flavanon (subkategori flavanoid) biasa dikenal sebagai antioksidan aktif dalam jeruk, mampu menurukan LDL dan meningkatkan HDL. Orang dengan kadar kolesterol tinggi sangat dianjurkan untuk banyak mengkonsumsi jeruk, anggur dan lemon.
  • Pepaya. Buah ini mengandung banyak enzim yang berguna untuk pencernaan dan potasium yang merupakan nutrisi jantung. Potongan pepaya ukuran sedang akan mengandung kadar potasium 781 mg dibanding pisang ukuran sedang yang hanya 371 mg.
  • Plum kering. Gula dalam plum kering ini sangat alami. Plum kering ini dikenal sebagai prune mengandung banyak antioksidan. Prune ini juga mengandung banyak serat yang ditengarai mampu memperpanjang umur dan mencegah serangan  jantung . Setengah gelas penyajian (100gram) akan menyumbang 25 persen kebutuhan serat harian.
  • Ubi jalar/ketela rambat. Makin beragam warna sayuran yang kita konsumsin maka makin baik. Ubi jalar ini mengandung antioksidan karoten yang melindungi jantung dari serangan radikal bebas.
  • Kenari. Di awal sudah disebutkan bahwa kemampuannya menurunkan kadar endothelin dan kandungan asam linoleat (ALA) asam lemak omega 3 seperti yang terdapat dalam ikan haring dan salmon.


1 comments

Manfaat Arginin untuk Kesehatan Jantung


Penyakit jantung masih menjadi penyakit pembunuh nomor satu didunia. Penyakit yang banyak mengincar orangtua kini juga merebak dikalangan profesional muda. Profesional muda sekarang banyak yang memiliki gaya hidup yang tidak sehat seperti jarang berolahraga, merokok, makan makanan berkolesterol tinggi, dan jam kerja terlalu tinggi, yang mengakibatkan mereka rentan terhadap penyakit jantung.

Seringkali mereka meremehkan atau bahkan mengabaikan rasa nyeri di bagian dada yang timbul disela-sela aktifitas harian yang padat. Mereka menganggap rasa nyeri yang dialami hanyalah tanda-tanda masuk angin biasa atau karena kelelahan wajar akibat rutinitas yang super padat, yang hal ini dapat diatasi dengan mudah, padahal nyeri pada dada itu bisa jadi merupakan gejala seseorang menderita penyakit  jantung .

Gejala lainnya yang perlu diwaspadai adalah  jantung  berdebar-debar, cepat letih, sesak napas, ada riwayat sering pingsan, sesak bila tidur telentang, beberapa organ tubuh membiru, serta perut dan bagian kaki bengkak.

Solusi paling bijak untuk mengatasi merebaknya penyakit  jantung  adalah dengan melakukan tindakan pencegahan. Waspadai faktor resiko yang akan meningkatkan angka kejadian penyakit jantung seperti bila anda laki-laki berusia diatas 45 tahun, dan wanita diatas usia 55 tahun atau sudah menopause, mempunyai riwayat keluarga yang terkena penyakit jantung, menderita penyakit darah tinggi, kencing manis, merokok, kegemukan, dan memiliki kadar lemak jahat yang tinggi. Terapkan gaya hidup yang sehat, yang antara lain dengan memasukkan makanan atau nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan jantung.

Arginin adalah salah satu nutrisi berupa asam amino semiesensial yang sangat dibutuhkan untuk kesehatan Jantung. Arginin didalam tubuh akan diubah menjadi Nitric Oxide (NO). Kehadiran NO yang diproduksi didalam sel endotelium pembuluh darah arteri ini dapat membantu merelaksasi pembuluh darah dan mengatur ketegangan dan kelenturan pembuluh darah , dan sebagai hasilnya pengurangan stress  jantung, perbaikan sirkulasi, dan membantu menjaga atau mengatur tekanan darah.

Kini manfaat arginin bagi kesehatan jantung bisa didapatkan pada produk yang bernama " ProArgi-9 Plus ". Produk yang belum lama di launching di Surabaya ini, tidak hanya mengandung arginin tapi juga dilengkapi dengan asam folat, vitamin D3, Vitamin K2,vitamin B12, Vitamin C, sitrulin, ekstrak delima, dan ekstrak anggur merah. Komposisi yang lengkap ini membuat ProArgi-9 Plus bisa menjadi solusi terdepan untuk menjaga kesehatan jantung dan kesehatan jangka panjang.
1 comments

Mistica dan Kesehatan Jantung


Kandungan antioksidan yang cukup dan kadar lemak jahat (kolesterol) yang terkontrol sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Antioksidan dapat melindungi rusaknya (oksidasi) kolesterol oleh radikal bebas. Kalau kolesterol sudah rusak (teroksidasi) maka akan terjadi reaksi berantai dan berujung pada perusakan pembuluh darah atau sumbatan pembuluh darah. Oleh karena itu tindakan yang bijak untuk menyehatkan jantung dan pembuluh darah anda adalah dengan mencukupi antioksidan tubuh dan mengurangi tingginya kolesterol jahat tubuh, sehingga kesempatan kolesterol untuk bertemu dengan radikal bebas berkurang.

Mistica adalah produk yang kaya antioksidan, dengan antosianin sebagai antioksidan utamanya. Mistica juga mengandung fitosterol, yang membantu menjaga kolesterol pada kisaran normal. Adanya dua komponen ini, menjadikan Mistica sebagai produk yang sangat baik untuk kesehatan jantung.
2 comments

Semua tentang Jantung

Mengatasi Sakit Jantung dan Serangan Jantung

Jantung merupakan organ yang sangat penting bagi manusia, karena jantung diperlukan untuk memompa darah ke seluruh tubuh sehingga tubuh mendapatkan oksigen dan sari makanan yang diperlukan untuk metabolisme tubuh. Karena itu, jantung perlu dijaga agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Salah satu yang perlu dihindari adalah penyakit jantung koroner yang merupakan salah satu penyakit yang berbahaya yang bisa menyebabkan serangan jantung. Untuk melakukannya, kita perlu mengetahui bagaimana caranya agar jantung kita tetap sehat, apa yang harus dihindari dan apa yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan jantung.

Setiap tahun, jutaan orang di seluas dunia mengalami serangan jantung. Tidak semua serangan jantung mengakibatkan kematian. Namun, umumnya setiap pasien yang pernah mengalami serangan jantung menderita beberapa dampak lanjutannya. Sedangkan sisanya tidak tertolong lagi.

Jantung

Jantung adalah sebuah otot yang memompa darah ke seluruh tubuh. Dalam suatu serangan jantung (myocardial infarction), bagian dari otot jantung mati sewaktu tidak mendapatkan darah. Untuk tetap sehat, jantung membutuhkan oksigen dan zat-zat gizi lain yang dibawa oleh darah. Ini didapatkan melalui arteria (pembuluh darah) koroner, yang membungkus bagian luar jantung.

Penyakit Jantung

Penyakit-penyakit dapat mempengaruhi bagian mana pun dari jantung. Tetapi, penyakit yang paling umum adalah penyakit kronis pada arteria koroner yang disebut aterosklerosis. Karena itu, sakit jantung yang umum dikenal dan paling banyak diderita adalah penyakit jantung koroner atau penyakit arteria koroner. Penyakit ini paling sering menyebabkan serangan jantung pada seseorang yang bisa menyebabkan kematian. Penyebabnya adalah penyempitan pada pembuluh darah koroner, dimana pembuluh ini berfungsi untuk menyediakan darah ke otot jantung. Penyempitan disebabkan oleh tumpukan kolesterol atau protein lain yang berasal dari makanan yang masuk dalam tubuh. Penumpukan ini juga menyebabkan pembuluh darah koroner menjadi kaku. Kekakuan ini disebut sebagai aterosklerosis.

Aterosklerosis terjadi jika terjadi penumpukan plak atau timbunan lemak pada dinding-dinding arteri. Selang beberapa waktu, plak dapat menumpuk, mengeras dan mempersempit arteri, dan menghambat aliran darah ke jantung. Penyakit arteria koroner atau coronary artery disease (CAD) inilah yang pada dasarnya menuntun kepada sebagian besar serangan jantung.

Penyumbatan dalam satu arteri koroner atau lebih dapat menimbulkan serangan jantung secara tiba-tiba. Penyebabnya karena jantung meminta oksigen melebihi yang tersedia sehingga memicu serangan jantung. Mengapa? Apabila otot jantung tidak menerima oksigen untuk waktu yang cukup lama, jaringan di sekitarnya dapat rusak. Tidak seperti jaringan yang lain, otot jantung tidak mengalami regenerasi. Semakin lama serangannya, semakin banyak kerusakan pada jantung dan semakin besar kemungkinan meninggal.

Bahkan dalam arteri yang tidak terlalu sempit karena timbungan plak dan lemak, timbunan plak dapat pecah dan membentuk kerak darah atau trombus. Selain itu, arteri yang berpenyakit juga cenderung mengalami kontraksi otot secara mendadak. Sehingga, sekeping kerak darah dapat terbentuk di tempat kontraksi, melepaskan zat kimia yang kemudian mengakibatkan dinding arteri menyempit, memicu sebuah serangan jantung.

Jika sistem kerja dari jantung rusak, irama normal jantung dapat menjadi kacau dan jantung mulai bergetar dengan tidak menentu atau mengalami fibrilasi. Irama tidak normal ini disebut sebagai aritmia yaitu penyimpangan dari irama jantung normal. Hal ini akan menyebabkan jantung kehilangan kesanggupannya untuk memompa darah dengan efektif ke otak. Dalam waktu sepuluh menit, otak mati dan si pasien pun tidak tertolong lagi.

Selain penyakit jantung koroner yang disebabkan karena penumpukan lemak di dinding arteri, ada juga penyakit jantung lainnya yang disebabkan kelainan semenjak lahir. Misalnya jantung yang tidak sempurna, kelainan katup jantung, melemahnya otot jantung. Penyebab lain adalah bakteri yang menyebabkan infeksi pada jantung.

Jika gejala serangan jantung terjadi pada Anda:

Kenalilah gejala-gejala tersebut apakah terjadi nyeri dada, sesak napas, ataupun jantung berdebar.
Hentikan segera semua pekerjaan apa pun yang sedang Anda lakukan lalu duduk atau berbaringlah sembari menarik napas dalam-dalam.

Jika Anda sendirian sementara gejala tersebut berlangsung lebih dari beberapa menit segera hubungi nomor telepon darurat setempat dan katakan Anda terkena serangan jantung. Atau hubungi orang di sekitar Anda dengan memberikan informasi yang sama.

Jika ada yang bisa mengantar Anda ke rumah sakit lebih cepat daripada kedatangan paramedis, segeralah minta bantuannya pergi mengantar Anda ke ruang gawat darurat di rumah sakit. Lebih cepat ditangani akan lebih baik.

Namun jika Anda menunggu tim paramedis datang, maka sementara menunggu, Anda dapat melonggarkan pakaian yang ketat, termasuk ikat pinggang atau dasi. Buat diri dalam posisi yang terasa nyaman.

Tetaplah tenang, tidak soal Anda korbannya atau penolongnya. Kepanikan dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya aritmia atau penyimpangan irama jantung yang mengancam kehidupan.

Gejala Sakit Jantung

Gejala-gejala yang dirasakan jika mengalami penyakit jantung koroner antara lain rasa sakit atau nyeri di dada di mana kebanyakan orang menyangka itu hanya sebagai gangguan pencernaan. Lalu gejala lain yaitu merasa tertekan di tengah dada selama 30 detik sampai 5 menit. Hal lainnya adalah keringat dingin, berdebar-debar, pusing, dan merasa mau pingsan. Gejala ini tidak selalu dirasakan penderitanya. Tanda peringatan lain adalah napas tersengal-sengal pada saat berolahraga.

Selama beberapa bulan sebelum serangan jantung biasanya penderita penyakit jantung sering merasa sangat lelah. Jangan menganggap gejala ini disebabkan oleh kurang tidur dan stres akibat pekerjaan.

Rasa nyeri atau rasa ditekan di dada, yang disebut angina, memberikan peringatan kepada setengah dari mereka yang menderita serangan jantung. Beberapa orang mengalami napas tersengal-sengal atau kelelahan dan perasaan lunglai sebagai gejalanya, mengindikasikan bahwa jantung tidak mendapatkan cukup oksigen karena penyumbatan koroner.

Biasanya beberapa hari menjelang mengalami serangan jantung hebat, seseorang akan mengalami kontraksi otot secara tiba-tiba di dada yang merupakan serangan kecil atau serangan jantung ringan. Serangan jantung ringan umum terjadi sebelum serangan besar beberapa hari kemudian.

Tips Mencegah Penyakit Jantung

Agar terhindar dari penyakit jantung koroner, Anda dapat melakukan hal-hal berikut:
  • Pola makan sehat
Hindari makanan yang banyak mengandung lemak atau yang mengandung kolesterol tinggi. Seafood memiliki kandungan kolesterol tinggi yang dapat membahayakan jantung. Kurangi menyantap makanan yang digoreng yang banyak mengandung lemak, sebaliknya makanan dapat diolah dengan cara direbus, dikukus atau dipanggang.

Sebisa mungkin, produk makanan yang kita makan rendah lemak atau tanpa lemak. Pilih susu, keju, mentega atau makanan lain yang rendah lemak. Menggoreng dengan menggunakan minyak zaitun memiliki kandungan lemak yang sedikit sehingga bisa menjadi pilihan bila harus mengolah makanan dengan cara digoreng.

Selain menghindari makanan berlemak, hindari juga makanan dengan kandungan gula tinggi seperti soft drink. Jangan pula tertalu banyak mengkonsumsi karbohidrat, karena dalam tubuh, karbohidrat akan dipecah menjadi lemak. Sebaliknya, konsumsi oat atau gandum yang dapat membantu menjaga jantung tetap sehat.

Jaga pola makan tidak berlebihan agar terhindar dari kegemukan, karena seseorang yang memiliki lingkar pinggang lebih dari 80 cm, berisiko lebih besar terkena penyakit ini.
  • Berhenti merokok
Mengisap rokok sangat tidak baik untuk kesehatan jantung, maka segera hentikan kebiasaan ini agar jantung tetap sehat.
  • Hindari Stres
Stres memang sangat sulit dihindari jika hidup di kota besar seperti Jakarta yang dikenal karena kemacetan dan kesibukannya. Saat seseorang mengalami stres, tubuhnya akan mengeluarkan hormon cortisol yang menyebabkan pembuluh darah menjadi kaku. Hormon norepinephrine akan diproduksi tubuh saat menderita stres, yang akan mengakibatkan naiknya tekanan darah. Maka, sangat baik bila Anda menghindari stres baik di kantor atau di rumah.
  • Hipertensi
Problem hipertensi atau tekanan darah tinggi juga bisa menyebabkan penyakit jantung. Hipertensi dapat melukai dinding arteri dan memungkinkan kolesterol LDL memasuki saluran arteri dan meningkatkan penimbunan plak.
  • Obesitas
Kelebihan berat atau obesitas meningkatkan tekanan darah tinggi dan ketidaknormalan lemak. Menghindari atau mengobati obesitas atau kegemukan adalah cara utama untuk menghindari diabetes. Diabetes mempercepat penyakit jantung koroner dan meningkatkan risiko serangan jantung.
  • Olahraga secara teratur
Anda dapat melakukan kegiatan olahraga seperti berjalan kaki, jalan cepat, atau jogging. Kegiatan olahraga yang bukan bersifat kompetisi dan tidak terlalu berlebihan dapat menguatkan kerja jantung dan melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh.
  • Konsumsi antioksidan
Polusi udara, asap kendaraan bermotor atau asap rokok menciptakan timbulnya radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas dapat menyebabkan bisul atau endapan pada pembuluh darah yang dapat menyebabkan penyumbatan. Untuk mengeluarkan kandungan radikal bebas dalam tubuh, perlu adanya antioksidan yang akan menangkap dan membuangnya. Antioksidan dapat diperoleh dari berbagai macam buah-buahan dan sayuran.
  • Keturunan
Seorang yang orang tua atau saudara kandungnya pernah mengalami serangan jantung sebelum usia 60 memiliki risiko lebih besar menderita penyakit ini. Karena itu, jika Anda memiliki kerabat yang pernah mengalami serangan jantung, sebaiknya Anda lebih berhati-hati dalam menjaga agar pola makan dan gaya hidup Anda dapat menunjang jantung sehat.


Mengatasi Penyakit Jantung

Jika Anda merasakan gejala awal penyakit jantung ataupun pernah mengalami serangan jantung ringan, jangan abaikan itu. Anda sangat membutuhkan penanganan dini oleh personel medis yang terlatih. Ini dapat menyelamatkan jantung dari kerusakan yang lebih parah dan bahkan dapat menghindari akibat yang lebih fatal seperti kematian.

Namun jika gejala serangan jantung mulai terjadi, sangat penting untuk segera mencari bantuan medis. Risiko kematian terbesar dari serangan jantung adalah dalam kurun waktu satu jam setelah terjadi serangan jantung. Perawatan yang cepat dan tepat dari tim medis dapat menyelamatkan otot jantung dari kerusakan yang tidak dapat diperbaiki. Semakin banyak otot jantung yang terselamatkan, semakin efektif jantung akan kembali memompa setelah serangan. Jangan menunda-nunda untuk mendapatkan bantuan medis karena merasa takut dianggap mengada-ada.

Bila telah terjadi penyumbatan, tindakan medis yang umumnya diambil adalah dengan pemasangan kateterisasi dan cincin yang menjaga agar pembuluh darah koroner tidak tersumbat. Tetapi, ada kemungkinan terjadi penyumbatan pada pembuluh lainnya.

Sayangi Jantung Anda

Melihat berharganya organ jantung ini untuk kelangsungan hidup, maka segeralah perbaiki gaya hidup Anda agar tetap sehat. Mulailah menikmati makanan yang sehat, bergizi dan rendah kolesterol. Hindari merokok dan stres. Serta berolahragalah secara teratur. Mulailah dengan gaya hidup yang sehat sejak hari ini untuk menyayangi jantung Anda.
















2 comments
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Klinik Herbal Jantung - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger